Welcome to BBP3KS Yogyakarta!

     Profil
Sejarah
Visi Misi
Organisasi
Tugas Pokok & Fungsi
Sumber Daya Manusia
Sarana & Prasarana

     Menu Utama
  • Depan
  • Downloads
  • FAQ
  • Feedback
  • Journal
  • Private Messages
  • Search
  • Statistics
  • Stories Archive
  • Submit News
  • Surveys
  • Top 10
  • Topics
  • Web Links
  • Your Account
  • Downloads

  •      Who's Online
    Saat ini ada, 7 tamu 0 member yang sedang online.

    Anda bukan member. Silakan daftar di sini, gratis!

         Login
    Nama Login

    Password


    BBP3KS Yogyakarta: Penelitian

    Cari pada Topik Ini:   
    [ Kembali ke Halaman Depan | Pilih Topik Baru ]

     Buku: Hasil Penelitian B2P3KS Tahun 2015

    PenelitianB2P3KS Telah melaksanakan kegiatan tugas dan fungsi sebagai lembaga penelitian. Pada tahun 2015 B2P3KS telah menyelenggarakan beberapa penelitian diantaranya adalah penelitian rutin,penelitian quick research dan penelitian bersumber pada APBN-P. Penelitian Unggulan B2P3KS pada Tahun 2015 ini  adalah penelitian yang bersumber pada APBN-P yaitu:

    Dikirim oleh admin pada Friday, 24 February 2017 (178 kali dibaca)
    selengkapnya... | 2393 byte lagi | komentar? | Buku | Nilai: 0

     Berita: Pembahasan Hasil Penelitian Tahun 2016

    PenelitianB2P3KS pada hari Rabu, 23 November 2016 menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan berkaitan dengan tusi lembaga penelitian. Kegiatan tersebut adalah pembahasan laporan hasil penelitian yang telah diselenggarakan oleh B2P3KS pada tahun 2016. Penyelenggaraan di laksanakan di laboratorium sosial B2P3KS. Pada kesempatan tersebut hadir sebagai pembahas yaitu  Staf Khusus Mensos RI  Bapak Prof Mas'ud M Said, Ph.D dan Kepala Badiklitpensos Bapak Edi Suharto, M.Sc, Ph.D menghadiri acara tersebut.  Adapun judul yang di paparkan antara lain sebagai berikut : 1. Analisis Masalah, Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial di daerah Perbatasan Antar Negara 2. Pengkajian Kesiapan IPWL dalam Menangani Korban Napza 3. Diseminasi Model Pelayanan Terpadu dan Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten/Kota Sejahtera 4. Standardisasi Kompetensi Pendamping Kube FM 5. Laboratorium Sosial: Model Pemberdayaan Lanjut Usia Produktif

    Dikirim oleh admin pada Friday, 25 November 2016 (147 kali dibaca)
    selengkapnya... | 1705 byte lagi | komentar? | Berita | Nilai: 0

     Jurnal: Jurnal Vol. 11 No. 4, Desember 2012

    Penelitian
    1. Editorial
    2. Studi Lanjut Usia Pemberdayaan Masyarakat
    3. Kebijakan Sosial Nasional
    4. Pencegahan Trafficking Melalui Pemberdayaan Keluarga Miskin
    5. Pemberdayaan Keluarga  Miskin
    6. Pemberdayaa Keluarga Miskin Melalui Usaha Ekonomi Produktif
    7. Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Miskin
    8. Peran Yayasan Sabilillah An-Nahdliyah
    9. Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pencegahan Anak Jalanan

    Dikirim oleh ratih pada Wednesday, 06 February 2013 (723 kali dibaca)
    selengkapnya... | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Jurnal Vol. 11 No. 3, September 2012

    Penelitian
    1. Editorial
    2. Sepanjang Jalan Harapan: Kisah Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan
    3. Kapasitas Masyarakat terhadap Bahaya Tsunami
    4. Pembangunan, Kualitas Lingkungan Masyarakat dan Kebijakan Pemerintah
    5. Eksistensi Solidaritas Sosial Masyarakat Desa
    6. Membangun Rumah Sosial di Desa Adat Saumlaki
    7. Bencana Sosial Konflik
    8. Membangun Masyarakat Sadar Bencana Alam
    9. Rekonstruksi Korban Pascaerupsi Gunung Merapi


    Dikirim oleh ratih pada Tuesday, 05 February 2013 (501 kali dibaca)
    selengkapnya... | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pecegahan Anak Jalanan

    Penelitian
    Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pecegahan Anak Jalanan
    Local Community Empowerment on Street Children Prevention

    Gunanto Surjono dan Sri Yuni Murti Widayanti

    Gunanto Surjono, Peneliti Madya B2P3KS dan Sri Yuni Widayanti adalah Peneliti Muda B2P3KS. Jl Kesejahteraan Sosial No 1 Yogyakarta. Telpon (0274) 332756. E-mail

    Abstract

    This article is an output resume of a research on the local community empowerment held in Bengkel Village, Labuapi Underdistrict, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. The approach used in this research was quasi-experiment, an experimental program aimed to empower local community through social and creative-economy enhancement activities guidance. The empowerment that was oriented to the local community ability, as subject of the empowerement program, be able to control their children for not playing in the street. The program subjects were choosen through random technique, 30 as representative out of 754 families with low empower in Bengkel Village. Data was gathered through fixed-guiding interview and observation, and analyzed quantitatively with the help of Social Package for Social Survey software (SPSS 16.0). The result was that in general, program subjects (30 family representatives) were able to enhance their empowerness significantly, in family knowledge and home creative economy, especially to controll children in their environment not to play in the street but participate in home economy family activities as playing sublimation. It is recommended that the Ministry of Social Affairs should make an understanding of real local potentiality, problem, and needs before any empowerment program be implemented.
    Keywords:
    Local Community-Empowerment-Prevention-Street Children

    Abstrak

    Artikel ini merupakan resume dari hasil sebuah penelitian tentang pemberdayaan masyarakat lokal dalam mencegah anak jalanan, yang dilakukan di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Program pendekatan penelitian ini adalah kuasi-eksperiment, eksperiment tentang program yang dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat lokal (Desa Bengkel), melalui penyuluhan dan bimbingan ekonomi kreatif. Pemberdayaan yang diorientasikan agar masyarakat lokal mampu mengendalikan anak-anak di lingkungannya tidak bermain di jalanan. Pelaku program dipilih secara random dari 754 keluarga belum berdaya di Desa Bengkel, data dikumpulkan melalui panduan wawancara berstruktur, dan dianalisis melalui teknik kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa secara umum wakil masyarakat lokal di Desa Bengkel mampu meningkatkan keberdayaannya (dalam aspek pengetahuan keluarga, ketertiban umum dan keterampilan usaha ekonomi kreatif) terutama dalam memberi sublimasi permainan anak-anak di lingkungannya yang rawan di jalanan ke kegiatan usaha ekonomi kreatif keluarga. Direkomendasikan bahwa Kementerian Sosial sebaiknya melakukan pemahaman lebih dahulu tentang pemahaman potensi, permasalahan, dan kebutuhan lokal yang sebenarnya sebelum semua program pemberdayaan masyarakat lokal dilakukan.

    Kata Kunci:
    Masyarakat Lokal-Pemberdayaan-Pecegahan-Anak Jalanan

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (1464 kali dibaca)
    selengkapnya... | 3561 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Peran Yayasan Sabilillah An-Nahdliyah

    Penelitian
    Peran Yayasan Sabilillah An-Nahdliyah
    dalam Pengelolaan Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos)
    The Role of Sabilillah An-Nahdliyah Institution
    on Social Welfare Insurance Management

    Irmawan1 dan Fatwa Nurul Hakim2

    Irmawan,1 Peneliti Muda dan Fatwa Nurul Hakim,2 hakim.fatwa@yahoo.com,
    staf Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS). Jalan Kesejahteraan Sosial No 1 Nitipuran Yogyakarta Telp (0274) 373530.

    Abstract


    The research was done in Sidoarjo District, East Java Province, a district that has been implementing social welfare insurance for five years. The research was done to know the management system of social welfare done by Sabilillah An-Nahdliyah Institution. The research method was qualitative, based on data were gathered from informants (that were chosen purposively) and from focus group discussion with the care takers of the institution. Data were analysed with SWOT, strength, weakness, opportunity, and threat aspects. The role of the social institution has obvious goal, to build families social and economy defense through guidance, counseling, and motivation services to participants of the program, and holding a position as goverment partner for people prosterity. Sabilillah institution has been applying seven principles, through planning, organization, set division or staff, orientation, coordination, report, and budegting. Sabilillah An-Nahdliyah Institution as social welfare insurance can be considered as sucsseful.

    Keywords:
    Sabilillah An-Nahdliyah Institution-Role-Social Welfare Management


    Abstrak


    Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, yang telah melaksanakan program askesos selama lima tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem Pengelolaan Askesos oleh Yayasan Sabilillah An Nahdliyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penentuan informan dengan purposive yakni pengurus maupun peserta Askesos Sabilillah, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, telaah dokumen, Focus Group Discussion (FGD). Teknik analisis data menggunakan SWOT analisis yakni melihat dari Strength (Kekuatan); Weakness (Kelemahan); Opportunity (Peluang); dan Threat (Ancaman). Peran Yayasan Sosial Sabilillah sebagai salah satu bentuk organisasi sosial memiliki tujuan yang jelas, yaitu: untuk menciptakan ketahanan sosial dan ekonomi keluarga dengan cara memberikan pelayanan, bimbingan dan motivasi bagi peserta Askesos serta menjadi mitra pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Askesos Sabilillah sudah menerapkan 7 prinsip administrasi, meliputi: Perencanaan, Pengorganisasian, Pembentukan Staf/divisi, Pengarahan, Koordinasi, Pelaporan dan Penganggaran. Jadi Sabilillah sebagai pengelola Askesos termasuk berhasil.

    Kata Kunci:
    Peran Yayasan Sabilillah An-Nahdliyah – Pengelolaan Askeso

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (487 kali dibaca)
    selengkapnya... | 3228 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Miskin

    Penelitian
    Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Miskin melalui Pengolahan
    Hasil Perikanan dan Kelautan dengan Teknologi Tepat-guna

    Poor Families Welfare Enhancement through Processing of Fishery and Oceanic Raw-product Program with Right-use Technology

    Andayani Listyawati dan R. Suprayogo

    Andayani Listyawati dan R. Suprayoga Peneliti Muda B2P3KS, Badiklit Kesos, Kementerian Sosial RI, Jl. Kesejahteraan Sosial No 1, Nitipuran, Yogyakarta.Telpon (0274) 377265. HP 081328544229. E-mail

    Abstract

    The research on Poor Families Welfare Enhancement through Processing of Fishery and Oceanery Raw-product Program with Right-use Technology, in Sekotong Village, West Lombok Regence, West Nusa Tenggara Province is meant to know poor families welfare enhancement through processing acitivities of fishery and oceanery raw-product with right-use technology. The approaching method of this research is action research which is implemented through one group of pre and post proposal design. Research location and subjects are chosen purposively, with consideration that in the location is found a fast number of families living in poverty, and as one of isolated area in West Nusa Tenggara Pronvice, and having abundance potential of fishery and oceanery raw product which have not been managed yet. Research subjects are 10 families from poor category living in the research location. Data are gathered through test, interview, observation, and do*****ent analysis. The data then are analysed by interpretative-qualitative technique. The result shows that after given a program the poor families as research subjects are able to know their social problem, potential, and social welfare resources in their environment, know also on the processing skill of fishery and oceanery raw products to fulfill their physical, psyhical, and social needs. It’s recommended that through the Ministery of Social Affairs (especially the Directory of Rural Poverty Prevention) the program can be used as a social service model for poor families to have a will to increase their income through benefiting local potential and resources to be more value-added economy.

    Keywords:
    Right-use Technology-Poor Families-Welfare Enhancement


    Abstrak

    Penelitian tentang Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Miskin Melalui Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan Dengan teknologi Tepat Guna di Desa Sekotong, Kecamatan, Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, bertujuan ingin mengetahui peningkatan kesejahteraan keluarga miskin melalui pengolahan hasil perikanan dan kelautan dengan teknologi tepat guna. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan (action research) yang menggunakan rancangan penelitian one group pre and post test design. Penentuan lokasi dan subyek penelitian dilakukan secara purposive. Lokasi penelitian dipilih adalah daerah tersebut mempunyai jumlah penduduk miskin cukup tinggi, termasuk salah satu daerah terpencil, mempunyai potensi yang berkait dengan hasil perikanan dan kelautan cukup melimpah namun belum dikelola maksimal. Subyek penelitian adalah keluarga miskin yang ada dilokasi penelitian, ditentukan 10 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah testing, wawancara, observasi dan telaah dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif–interpretatif. Hasil penelitian adalah keluarga miskin meningkat dalam pemahaman tentang permasalahan sosial dan potensi serta sumber kesejahteraan sosial di lingkungannya, paham tentang pengolahan hasil perikanan dan kelautan, memiliki ketrampilan pengolahan hasil perikanan dan kelautan dan kesejahteraannya meningkat, yaitu terpenuhi kebutuhan fisik, psikis dan sosial. Direkomendasikan melalui Kementerian Sosial RI khususnya Direktorat Penanggulangan Kemiskinan Perdesaan yaitu sebagai masukan untuk penanganan keluarga miskin agar mempunyai kemauan untuk menambah pendapatan keluarga melalui pengolahan sumber dan potensi lokal agar bernilai ekonomi lebih.

    Kata Kunci:
    Teknologi Tepat Guna–Keluarga Miskin-Peningkatan Kesejahteraan

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (452 kali dibaca)
    selengkapnya... | 4380 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Pemberdayaan Keluarga Miskin melalui Usaha Ekonomi Produktif

    Penelitian
    Pemberdayaan Keluarga Miskin melalui Usaha Ekonomi Produktif
    dengan Memanfaatkan Biogas

    Poor Family Empowerment through Productive-economy
    by means of Biogas Application Entrepreneurship

    Sri Prastyowati dan Sri Kuntari

    Sri Prastyowati dan Sri Kuntari Peneliti Madya Bidang Kesejahteraan Sosial Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Jl Kesejahteraan Sosial No 1 Nitipuran Yogyakarta (0274) 377265, Fax (0274) 373530, Badiklit Kesos, Kementerian Sosial R I, Email:

    Abstract

    The research used was action research paradigm which meant to find a model on poor family empowerment through productive-economy entrepreneurship by means of effective biogas applications. The model used one group pre-test and post-test design. The research was implemented in Grumbulmuntuk Hamlet, Sokaraja Village, Sokaraja District, Banyumas Regence, Central Java Province. Data were gathered through interview (guided by interview schedule), observation, and do*****ent analysis. Data analysed by quantitative-descriptive technique. The result showed that a treatment of guidance and counseling, added with productive-economy management guidance, given to families running soya cake manufacture can be as means of motivation on empowerment activities implementation. A change happened in poor families before and after treatment. After given technical guidance, the poor families soya cake manufactures were able to make productive-economy by product, sort of soya cracker through biogas application making process. By using biogas, the poor families could reduce energy spending that meant increasing family incomes. Based on the research result, it is recommended that the use of technology to increase family incomes and welfares in practice need joint venture cross sectors and coordination among related institutions.

    Keywords:
    Biogas Uses-Productive-economy Entrepreneurship


    Abstrak


    Penelitian ini bersifat action research (penelitian tindakan), yang bertujuan untuk menemukan model pemberdayaan keluarga miskin melalui kelompok usaha ekonomi produktif dengan pemanfaatan limbah biogas yang aplikatif dan efektif. Penerapan model pemberdayaan ini menggunakan rancangan One Group Pre-tes post-test design. Penelitian dilaksanakan di Dusun Grumbulmuntuk, Desa Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tindakan (treatment) berupa bimbingan dan penyuluhan serta bimbingan teknis manajemen usaha ekonomi produktif bagi keluarga perajin tahu dapat dijadikan motivasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemberdayaan. Perubahan terjadi pada keluarga miskin perajin tahu antara sebelum dan sesudah mereka dikenai tindakan (treatment). Setelah dilakukan bimbingan teknis, para keluarga miskin perajin tahu mampu melakukan kegiatan usaha ekonomi produktif dengan membuat aneka makanan kerupuk dari ampas tahu, yang proses pembuatannya mereka telah memanfaatkan biogas. Selain itu usaha ekonomi produktif dengan pemanfaatan biogas mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam pelaksanaannya memerlukan kerjasama lintas sektoral dan koordinasi dengan beberapa instansi terkait.

    Kata Kunci:
    Pemanfaatan biogas- Usaha Ekonomi Produktif

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (1130 kali dibaca)
    selengkapnya... | 3994 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Pemberdayaan Keluarga Miskin

    Penelitian
    Pemberdayaan Keluarga Miskin melalui Teknologi Rekayasa Pembesaran
    Udang Galah sebagai Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Sosial

    Poor Families Empowerment through a Technology of Fresh-water Prawn Enlargement Program as an Effort for Social Welfare

    Trilaksmi Udiati, Peneliti Muda dan Sunit Agus Tri Cahyono

    Peneliti Madya, Balai Besar Penelitian dan Pengambangan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS), dan

    Abstract

    The research is meant to describe the poor families understanding and ability through a technology of fresh-water prawn enlargement program, to know its impact, to know its supporting and handicap factors in its application in a group. The research is an action research that oriented to action for increasing quality or practice enhancement. The research subjects are 10 families working as prawn farmers (eight from poor families and two from non-poor families). The research takes place in Budakeling Village, Bebandem District, Karangasem District, Bali Province, as a central of fresh-water prawn culture in Indonesia. The research finds that the empowerment program implemented seen being able to increase the research subjects understanding on the training subjects given. The program also able to increase the subjects skill ability on the enlargement fresh-water prawn technology, entrepreneurship, and group business management. Having positive impacts mean economically, socially, culturally, and psychically. The supporting factor of fresh-water prawn farming is a conducive natural and social environment, the high quality of human resources and having high motivation to work in a group, having a stimulant and attention from related institutions, and guidance to help and motivate the members, business planning, problem solving, calling partnership, resources and potential mobilization and their environment to develop entrepreneurship. The handicap factor are unpredictable weather, no prawn breeding in the area the springs must be bought from other area, the quality of springs prawn which are not very good. Refers to the research result, it is recommended to the Ministry of Technology that it need a joint venture with related institution to develop innovation in applied technology for poor community to increase social welfare. To the Ministry of Social Affairs, it is recommended that poor family empowerment program should be continued cross sectors with related institutions because it brings benefit. In the development of productive economy with group approach the composition of poor and non-poor, local wisdom, potential, must be considered. The Oceanic and Fishery, Social, Cooperation, and Commerce Institutions should hold coordination in giving guidance and orientation to develop an entrepreneur group on fresh-water prawn enlargement so that the program can enhance poor families social welfare.

    Keywords:
    Empowerment-Poor Family-Prawn Enlargement


    Abstrak


    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman dan kemampuan keluarga miskin melalui teknologi rekayasa pembesaran udang galah dan mengetahui dampak pemberdayaan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapan teknologi secara berkelompok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) yang berorientasi pada penerapan tindakan untuk peningkatan mutu atau perbaikan praktik. Sasaran dari penelitian tindakan ini adalah 10 keluarga miskin petani udang galah (delapan keluarga petani miskin dan dua petani non-miskin). Lokasi penelitian ini adalah di Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali yang merupakan salah satu sentra budidaya udang galah di Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan yang dilaksanakan terlihat dapat meningkatkan pemahaman responden terhadap materi pelatihan yang diberikan. Dapat meningkatkan kemampuan/penguasaan keterampilan responden terhadap penerapan teknologi rekayasa pembesaran udang galah, kewirausahaan dan pengelolaan usaha secara kelompok. Memiliki dampak yang positif berarti baik secara ekonomi, sosial budaya dan psikis. Faktor pendukung pembudidayaan udang galah adalah lingkungan alam dan sosial yang kondusif, SDM cukup berkualitas dan memiliki motivasi yang tinggi untuk maju bersama kelompok, ada dana stimulan dan atensi dari instansi terkait, serta adanya pendampingan yang membantu dalam memotivasi anggota, perencanaan usaha, pemecahan masalah, menjalin kemitraan serta memobilisasi sumber dan potensi yang ada di sekitar lokasi untuk pengembangan usaha. Faktor penghambatadalah cuaca yang tidak menentu, tidak adanya pembibitan udang di daerah setempat sehingga bibit udang diperoleh dari tempat lain, kualitas bibit yang kurang bagus. Atas dasar hasil penelitian ini direkomendasikan kepada Kementerian Riset dan Teknologi RI untuk dilakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka pengembangan inovasi teknologi terapan bagi masyarakat miskin guna meningkatkan kesejahteraan. Kepada Kementerian Sosial RI direkomendasikan untuk melanjutkan pemberdayaan keluarga miskin secara lintas sektor dengan instansi terkait karena terbukti bermanfaat. Dalam pengembangan usaha ekonomi produktif dengan pendekatan kelompok hendaknya memperhatikan komposisi orang miskin dan non miskin, serta mempertimbangkan sasaran, potensi dan kearifan lokal yang ada. Kepada instansi terkait di tingkat daerah (Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan Perdagangan) agar melakukan koordinasi dan memberikan bimbingan, pengarahan dalam upaya pengembangan kelompok usaha budidaya pembesaran udang galah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sosial keluarga miskin.

    Kata Kunci:
    Pemberdayaan-Keluarga Miskin-Teknologi Rekayasa-Udang Galah

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (453 kali dibaca)
    selengkapnya... | 6044 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0

     Jurnal: Pencegahan Trafficking melalui Pemberdayaan Keluarga Miskin

    Penelitian
    Pencegahan Trafficking melalui Pemberdayaan Keluarga Miskin
    di Daerah Asal TKW: Kasus Desa Julumate’ne Sulawesi Selatan

    Trafficking Prevention through Poor Families Empowerment
    in Women Labour’s Area of Origin Julumate’ne South Celebes

    Ikawati dan Murdiyanto

    Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Kementerian Sosial Yogyakarta. Jl. Kesejahteraan Sosial No. 1, Sonosewu, Yogyakarta. Email : ikawati.susatyo@yahoo.com

    Abstract

    The research on Model of Trafficking Prevention through Poor Family Empowerment in Women Labours Origin Area based on Local Potential in Jumulate’ne Village, Bontelempangan District, Gowa Regence, South Celebes Province, aimed to find a trafficking prevention model through poor families empowerment which is acceptable, applicable, and effective, and find handicap and supporting factors on the implementation of the model. This research based on action research paradigm and implemented through one group pre and post test design. Research location and empowered subjects were chosen purposively, as individual, group, or social organization (non-government having commitment on trafficking prevention) in where the research took place. Respondents were 10 and 30 from poor families. Data were gathered through test, interview, observation, and do*****ent analysis. Data were analyzed through quantitative-qualitative descriptive (percentage) and comparation test (t-test). The research found that the implementation on trafficking prevention model proved acceptable, applicable, and effective to prevent from the community from trafficking in the research area. Based on the research result, is recommended that the model can be taken as an input for the Ministery of Social Affairs (through the Directory of Poor Empowerment, Directory of Women and Children Empowerment, and related institutions in local area). Thereby it needs dissemination of the model in other areas with the same character, so that the model can be taken as a standard model of trafficking prevention based on local potential.
    Keywords:
    Trafficking Prevention Model-Empowerment-Poor Families


    Abstrak

    Penelitian tentang Model Pencegahan Trafficking melalui Pemberdayaan Keluarga Miskin di Daerah Asal Tenaga Kerja Wanita (TKW) Berbasis Potensi Lokal di Desa Julumate’ne Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, bertujuan untuk menemukan model pencegahan trafficking melalui pemberdayaan keluarga miskin yang akseptabel, aplikabel, dan efektif dan menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi model tersebut. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan (action research) yang menggunakan rancangan penelitian one group pre-test–post-test design. Subjek penelitian adalah perseorangan/kelompok masyarakat/organisasi sosial/LSM yang ada di lokasi penelitian yang peduli terhadap permasalahan trafficking, ditentukan 10 responden dan keluarga miskin ditentukan 30 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah testing, wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif-kuantitatif (persentase) dan uji komparasi (t-test). Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi model pencegahan trafficking terbukti akseptabel, aplikabel, dan efektif dapat mencegah trafficking di daerah lokasi penelitian. Berdasarkan temuan di atas, direkomendasikan agar model dapat menjadi masukan bagi Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Fakir Miskin, Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta instansi terkait di daerah. Untuk itu diperlukan diseminasi model di berbagai daerah yang mempunyai ciri/karakteristik yang sama, agar model tersebut dijadikan model standar dan dapat menjadi acuan/pedoman bagi pencegahan trafficking di daerah asal TKW dengan memanfaatkan pada sumber potensi lokal.

    Kata Kunci:
    Model Pencegahan Trafficking-Pemberdayaan–Keluarga Miskin

    Dikirim oleh catrin pada Tuesday, 29 January 2013 (1865 kali dibaca)
    selengkapnya... | 4307 byte lagi | Jurnal | Nilai: 0


         Penelitian
    Rencana Penelitian
    Penelitian Ristek

         Publikasi
    Jurnal Penelitian
    Media Informasi
    B2P3KS Press

         Profil Peneliti
    Peneliti Utama
    Peneliti Madya
    Peneliti Muda
    Peneliti Pertama

         Apa Kabar LIPI
    ·RSS : Info LIPI

    selengkapnya...




    Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta
    Jalan Kesejahteraan Sosial No. 1, Sonosewu Yogyakarta

    Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial
    Kementerian Sosial RI



    PHP-Nuke Copyright © 2005 by Francisco Burzi. This is free software, and you may redistribute it under the GPL. PHP-Nuke comes with absolutely no warranty, for details, see the license.
    Generasi halaman: 1.37 detik